Pupuk Organik ( Kompos Takakura )


Banyaknya rumput-rumput liar dan sisa-sisa sayuran dapat dimanfaatkan menjadi bahan dalam pembuatan pupuk organik. Pupuk organik dapat dibuat dengan mencampur rumput maupun sisa sayuran yang telah dikecilkan dengan kotoran sapi. Kotoran sapi yang digunakan diperoleh dari warga di Desa Batangan.


Proses Pembuatan Pupuk Kompos

Proses pembuatan pupuk organik biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama, namun proses tersebut dapat dipercepat dengan penambahan nutrisi dari pembiakan EM4. Proses pembiakan EM4 menggunakan bahan yaitu gula merah, trasi dan EM4 yang didiamkan selama 3-7 hari. Kotoran sapi yang telah dicampurkan dengan cacahan rumput ditambahan dengan hasil fermentasi dari biakan EM4.

Anak - anak Batangan Ikut membantu Pembuatan Pupuk

Proses pembuatan pupuk organik dengan penambahan EM4 membutuhkan waktu sekitar 2 minggu. Pupuk yang sudah jadi ditandai dengan bau yang menyerupai tanah dengan warna kehitaman. Hasil dari pupuk organik ini digunakan untuk bahan pembuatan kompos takakura. Kompos takakura merupakan pengomposan yang tidak membutuhkan lahan luas karena prosesnya dilakukan didalam keranjang takakura. Kelebihan kompos ini adalah tidak mengeluarkan bau dan kering. Penemu kompos ini berasal dari Jepang, bernama Mr. Takakura. Itu sebabnya kompos ini dinamakan kompos takakura.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar